AVAGOS: Solusi Terintegrasi Berbasis Cloud untuk Manajemen Ground Handling Bandara Modern

AVAGOS adalah sistem manajemen operasional ground handling bandara yang dikembangkan oleh PT Studio Kami Mandiri. Sistem ini menggabungkan perencanaan jadwal penerbangan, operasional ramp, billing, hingga pelaporan real-time dalam satu platform berbasis cloud dan dapat diakses melalui web browser serta aplikasi mobile Android dan iOS.

Gambaran singkat produk

  1. Fungsi utama
  • Mengelola proses ground handling dari perencanaan hingga penagihan.
  • Menyediakan monitoring real-time untuk departure & arrival, termasuk ATD, informasi delay, gate, dan parkir pesawat.
  • Menyajikan dashboard eksekutif dengan data harian, bulanan, dan tahunan.
  1. Arsitektur dan akses
  • Berbasis cloud; tidak memerlukan instalasi server lokal atau jaringan di lokasi.
  • Akses via web browser dan aplikasi mobile untuk Android & iOS.
  • Dilengkapi API Ready dan kemampuan custom development untuk integrasi dengan sistem pihak ketiga seperti GPS tracking dan sistem bandara yang ada.

Sumber pernyataan fungsi dan arsitektur adalah keterangan resmi PT Studio Kami Mandiri tentang AVAGOS.

Modul utama dan fitur operasional

  1. Modul inti (10 modul)
  • Departure Control
  • Operation Control
  • Load Control
  • Flight Dispatcher
  • Ramp Dispatcher
  • GSE Management
  • Pax & Bag
  • Dashboard & Report
  • Billing
  • Human Capital
  1. Fitur monitoring dan operasional
  • Tracking posisi dan status penerbangan melalui peta bandara real-time; pemantauan proses mulai Pax Disembark hingga Refueling.
  • Checklist digital untuk aktivitas ramp dengan auto-save di setiap proses; kompatibel untuk pilot dan operator.
  • Kalkulasi Take Off Weight dan Landing Weight sesuai standar tiap pesawat, serta pembaruan data Weight & Balance dan Flight Plan.
  • Manajemen GSE mencakup inventaris, tracking, maintenance, utilisasi, dan integrasi dengan billing otomatis.
  • Pembaruan data penumpang dan bagasi real-time dari mobile app, termasuk tracking mishandling serta first bag time dan last bag time.
  • Manajemen karyawan: jadwal kerja, absensi berbasis AI Face Recognition, lisensi, job assignment, dan dashboard performa.

Semua poin fitur di atas berasal dari dokumentasi produk AVAGOS yang disampaikan oleh PT Studio Kami Mandiri.

Billing, mata uang, dan pelaporan

  1. Mekanisme billing
  • Kalkulasi billing untuk GHSC dan ASC otomatis berdasarkan rate, rute, tipe pesawat, dan waktu layanan.
  • Dukungan dual currency: USD dan IDR dengan auto-convert menggunakan nilai tukar aktual.
  1. Pelaporan
  • Dashboard eksekutif menyediakan ringkasan operasional harian, bulanan, dan tahunan untuk kebutuhan manajemen.
  • Laporan dapat digunakan untuk analisis utilisasi GSE, performa karyawan, dan metrik penanganan bagasi.

Klaim tentang mekanisme billing dan pelaporan dikomunikasikan langsung oleh tim pengembang AVAGOS.

Implementasi dan dukungan

  1. Tahapan implementasi yang ditawarkan
  • Analisis kebutuhan operasional, jumlah pengguna, dan integrasi sistem.
  • Setup modul, penyesuaian branding, dan konfigurasi rate billing sesuai standar operasional bandara.
  • Pelatihan lengkap untuk tim operasional, supervisor, dan administrator.
  • Sistem aktif dengan dukungan teknis penuh serta monitoring dan update berkala oleh tim Studio Kami Mandiri.
  1. Jaminan gangguan operasional saat implementasi
  • Menurut pernyataan PT Studio Kami Mandiri, proses implementasi dirancang efisien dan tidak mengganggu operasional bandara.

Pernyataan tentang tahapan implementasi dan dampak pada operasional berasal dari materi resmi perusahaan.

Skala adopsi dan kompatibilitas

  1. Bukti adopsi
  • AVAGOS telah diimplementasikan di lebih dari 42 bandara.
  • Menangani sekitar 220.000 penerbangan per tahun.
  • Lebih dari 6.000 pengguna aktif sejak 2018.
  1. Kompatibilitas
  • Sistem dinyatakan dapat terhubung dengan seluruh ekosistem industri penerbangan melalui API dan pengembangan kustom.
  • Integrasi yang disebutkan meliputi GPS tracking dan sistem bandara yang sudah ada.

Angka implementasi dan klaim kompatibilitas adalah data yang disampaikan oleh PT Studio Kami Mandiri.

Pertimbangan teknis dan operasional yang perlu divalidasi

  1. Integrasi dengan sistem bandara yang spesifik
  • AVAGOS menyebut API Ready dan opsi custom development. Namun, tingkat usaha integrasi (misalnya mapping data, otorisasi, dan format pesan) tergantung pada sistem pihak ketiga di bandara masing-masing dan harus diuji selama tahap analisis kebutuhan.
  1. Ketergantungan jaringan dan akses mobile
  • Karena sistem berbasis cloud, ketersediaan koneksi internet yang stabil di area operasi menjadi faktor penting. Kebutuhan bandwidth atau redundansi jaringan tidak dijelaskan secara rinci dalam informasi produk; hal ini sebaiknya diverifikasi dengan tim teknis AVAGOS.
  1. Kepatuhan regulasi dan keamanan data
  • Materi produk menyebut cloud dan API, tetapi tidak merinci sertifikasi keamanan atau kebijakan retensi data. Kebutuhan kepatuhan terhadap peraturan bandara atau data pribadi penumpang harus dikonfirmasi dalam kontrak implementasi.

Poin-poin di atas adalah aspek operasional yang tidak dijelaskan rinci dalam materi produk dan oleh karena itu disajikan sebagai hal yang perlu divalidasi lebih lanjut.

Keunggulan yang ditekankan

  1. Integrasi modul end-to-end yang menghilangkan silo data antar departemen.
  2. Akses real-time dari web dan mobile tanpa instalasi server lokal.
  3. Otomatisasi billing dan pelaporan yang mendukung dua mata uang.

Klaim keunggulan diturunkan dari deskripsi fitur dan kapabilitas AVAGOS oleh PT Studio Kami Mandiri.

Informasi kontak dan layanan demo

PT Studio Kami Mandiri menawarkan demo gratis tanpa komitmen. Untuk informasi lebih lanjut atau penjadwalan demo, kontak yang disediakan adalah:

Data kontak tersebut disediakan langsung oleh PT Studio Kami Mandiri.

Kesimpulan singkat

AVAGOS diposisikan sebagai solusi manajemen ground handling berbasis cloud yang menyatukan perencanaan, operasi, billing, dan monitoring real-time. Klaim implementasi di puluhan bandara dan kapasitas penanganan penerbangan per tahun berasal dari pernyataan resmi perusahaan. Aspek integrasi teknis, ketersediaan jaringan, dan kepatuhan regulasi perlu dikonfirmasi saat evaluasi proyek di bandara terkait.