AVAGOS adalah sistem manajemen operasional ground handling bandara berbasis cloud yang dikembangkan oleh PT Studio Kami Mandiri. Sistem ini menggabungkan perencanaan jadwal penerbangan, operasional lapangan, billing, dan monitoring real-time dalam satu platform yang dapat diakses melalui web browser dan aplikasi mobile Android & iOS, tanpa perlu instalasi server lokal.
Sekilas fungsi inti AVAGOS
- Pengelolaan jadwal dan monitoring penerbangan
- Menyediakan data departure dan arrival termasuk ATD, informasi delay, gate, dan parkir pesawat secara real-time.
- Menyajikan status dan posisi penerbangan pada tampilan peta bandara untuk pemantauan proses ground handling dari disembark hingga refueling.
- Kendali operasional ramp dan checklist digital
- Monitoring aktivitas ramp dengan checklist digital yang auto-save pada setiap langkah proses. Aplikasi kompatibel untuk Android dan iOS.
- Load Control dan Flight Dispatcher
- Kalkulasi Take Off Weight dan Landing Weight sesuai standar tiap pesawat. Data Weight & Balance serta Flight Plan dapat diupdate untuk kebutuhan operasional.
- Manajemen GSE dan bagasi
- Inventaris GSE, tracking, maintenance, dan utilisasi terintegrasi. Modul Pax & Bag memberikan update penumpang dan tracking bagasi termasuk penanganan mishandling, first bag time, dan last bag time.
- Billing dan pelaporan
- Kalkulasi billing GHSC dan ASC otomatis berdasarkan rate, rute, tipe pesawat, dan waktu layanan. Mendukung dual currency USD dan IDR dengan auto-convert kurs aktual. Dashboard laporan tersedia untuk rata-rata harian, bulanan, dan tahunan.
- Human Capital dan keamanan akses
- Manajemen karyawan mencakup jadwal kerja, absensi via AI Face Recognition, lisensi, penugasan, dan dashboard performa.
- Integrasi dan kustomisasi
- AVAGOS menyediakan API Ready dan kemampuan Custom Development untuk integrasi dengan sistem existing seperti GPS tracking dan platform third-party lain.
Sumber fitur di atas berasal dari keterangan resmi PT Studio Kami Mandiri tentang AVAGOS.
Bukti penerapan dan skala penggunaan
PT Studio Kami Mandiri melaporkan AVAGOS telah diimplementasikan di lebih dari 42 bandara, menangani sekitar 220.000 penerbangan per tahun dan melayani lebih dari 6.000 pengguna aktif sejak 2018. Angka-angka ini dikeluarkan oleh PT Studio Kami Mandiri sebagai indikator penggunaan sistem pada pelanggan mereka.
Proses implementasi di bandara
- Analisis dan perencanaan
- Analisis kebutuhan operasional, jumlah pengguna, dan integrasi sistem yang dibutuhkan.
- Setup dan konfigurasi
- Penyiapan modul, branding, dan konfigurasi rate billing sesuai standar operasional bandara.
- Pelatihan
- Pelatihan lengkap untuk tim operasional, supervisor, dan administrator sistem.
- Aktivasi dan dukungan
- Sistem diaktifkan dengan dukungan teknis penuh, disertai monitoring dan update berkala oleh tim Studio Kami Mandiri.
Proses implementasi ini dijelaskan oleh PT Studio Kami Mandiri dan dirancang agar tidak mengganggu operasional bandara saat migrasi ke sistem.
Keunggulan arsitektur berbasis cloud dan implikasinya
AVAGOS berjalan sepenuhnya di cloud. Konsekuensi yang dinyatakan oleh pengembang antara lain:
- Tidak diperlukan instalasi jaringan lokal atau server on-premise.
- Akses melalui web browser dan aplikasi mobile memungkinkan pemantauan real-time dari lokasi manapun.
- Integrasi API dan kemampuan custom development mendukung koneksi ke sistem bandara yang sudah ada.
Jika sebuah bandara mempertimbangkan AVAGOS, aspek-aspek teknis yang perlu dikonfirmasi lebih lanjut termasuk kebijakan keamanan data cloud penyedia, SLA konektivitas internet di lokasi, dan kebutuhan integrasi perangkat keras pihak ketiga. Hal-hal ini disarankan untuk diverifikasi bersama tim teknis Studio Kami Mandiri selama tahap analisis kebutuhan.
Pertimbangan operasional dan integrasi
- Konektivitas dan ketersediaan data
- Akses real-time bergantung pada konektivitas internet. Kemampuan auto-save pada aplikasi membantu mitigasi saat terjadi gangguan koneksi singkat.
- Integrasi sistem bandara
- AVAGOS mendukung integrasi lewat API. Detail integrasi, seperti format data dan endpoint yang diperlukan, perlu disepakati pada tahap custom development.
- Keamanan akses pengguna
- Sistem menyertakan fitur absensi AI Face Recognition, yang mengharuskan evaluasi kebijakan privasi dan kepatuhan regulasi lokal terkait biometrik.
- Skala operasional dan licensing
- Jumlah pengguna aktif dan volume penerbangan yang dilaporkan PT Studio Kami Mandiri memberi gambaran kemampuan sistem pada skala menengah sampai besar. Kebutuhan lisensi dan skema pembayaran sebaiknya dibahas langsung dengan vendor untuk kepastian biaya.
Asumsi pada poin-poin di atas perlu dikonfirmasi lebih lanjut dengan pihak penyedia untuk menyesuaikan kondisi bandara masing-masing.
Kesimpulan
AVAGOS adalah platform manajemen ground handling berbasis cloud yang dirancang untuk mengintegrasikan perencanaan, operasional, billing, dan monitoring real-time tanpa instalasi server lokal. PT Studio Kami Mandiri mencatat implementasi di lebih dari 42 bandara dengan sekitar 220.000 penerbangan per tahun dan lebih dari 6.000 pengguna aktif sejak 2018. Sistem menawarkan modul lengkap mulai dari Departure Control hingga Human Capital, serta dukungan API dan custom development untuk integrasi.
Informasi kontak resmi PT Studio Kami Mandiri: WhatsApp +62 811 386 2200, email marketing@studiokami.com, alamat kantor Jl. Serma Made Pil No.10B, Denpasar, Bali. Untuk demonstrasi dan rincian teknis, pihak bandara dapat menghubungi kontak tersebut untuk penjadwalan demo dan klarifikasi persyaratan implementasi.